Di Indonesia sangat jarang yang ingin menjadi pengusaha sebab imag lama melekat di masyarakat kita enggan menjadi pengusaha, mayorits habis sekolah/ kuliah lalu jadi pekerja yang gak mengandung resiko, menjadi pengusaha karena takut akan bankrut, takut akan tertipu dll. ...Okelah tidak masalah… pertahankan berprofesi sebagai karyawan, tapi tetap sambil berwirausaha/berdagang. coba2 saja belajar, tdk usah malu2 belajar dengan pengusaha yang sukses/mengikuti Seminar dll, naah setelah penghasilan tiga kali lipat baru deh terjun menjadi Pedagang.. GampangTo! yang harus ditanamkan adalah semangat kerja keras,tidak setengah setengah dan Integritas WAJIB!
jangan takut akan resiko yang akan dihadapi padahal sebenarnya apapun profesi kita: karyawan,PNS, Akademisi dll yang kita lakukan pada dasarnya beresiko. Sebagai contoh: kita menyeberang jalan raya tentu ada resiko tertabrak, sebagai orang dikarunai akal, tentu kita tidak akan menyeberang sembarangan.
Begitu pula dengan menjadi pengusaha, resiko bisa kita minimalkan dengan manajemen yang baik. Jika kita tidak sanggup menanggung resiko besar, kita bisa memilih resiko yang lebih kecil. Dan memang lebih baik memulai dari sesuatu yang kecil. #SemogaBermanfaat
Catatan
Pilih Cara Agamis untukMemberikan Reward kepada Karyawan dan Mitra Bagian Pemasaran
Banyak cara dapat dilakukan dalam memberikan motivasi dan menghargai kinerja karyawannya. Ada perusahaan yang memberikan bonus uang, hadiah barang, hingga mengajak jalan-jalan ke tempat wisata. Beda dengan cara yang kami lakukan ini. Perusahaan roti dan kue LanggengSari Bakery memilih mengajak dua orang karyawan pergi ibadah umrah ke tanah suci.Upaya memberangkatkan karyawan – semata sebagai bentuk wujud syukur kepada Allah SWT. Baca Selengkapnya .


































